Menyeimbangkan Kebebasan


Apa itu kebebasan? 
Umumnya, kebebasan diartikan sama dengan kemerdekaan atau bisa juga kita bilang keadaan bebas, lepas dan tidak terjajah oleh apapun. Kebebasan atau kemerdekaan adalah bisa dibilang hak (tidak paten?)

Pada setiap etape kehidupan, manusia mana yang tidak batasan menginginkan bebas? Menggunakan haknya untuk menikmati fasilitas hidup adalah keinginan setiap makhluk.

Namun, hal yang paling nyata dalam kebebasan adalah . Sejauh mana kita melangkah, protap-protap berkehidupan pasti kita temui. Itu batasan.

Sejak dalam kandungan, kebebasan adalah hak prerogatif Tuhan. Seorang bayi yang akan lahir, tidak bebas memilih siapa orang tuanya. Pun ketika ajal menghampiri seorang manusia tidak bebas memilih akan mati dalam keadaan seperti apa. Begitupun dalam bermasyarakat. Hidup bebas adalah fatamorgana.

Berkat hak prerogatif, kebebasan jadi punya kesempatan. Kita punya kesempatan untuk memilih jalan bebas kita. Sejauh mana dia tidak dibidik batasan, itulah kebebasan. Tapi, ketika bidikkan itu tepat sasaran, disitulah kebebasan tidak punya restu.

Lagi-lagi, Tuhan maha baik, kita saja yang harus menyeimbangkan pemberian Tuhan dan keinginan bebas kita yang terbatas.



Gorontalo, 18 Desember 2023.
Sebuah renungan untuk ami~


Komentar

Postingan populer dari blog ini

79 tahun HMI: Tetap Hijau, Bukan Karena Usia. Melainkan Kesadaran yang Terus Tumbuh.

Bertahan, Bertumbuh, Berdampak: Cerita juga Catatan tentang Dua Tahun Manado Book Party

****