Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Ramadan 1442 H

Bulan Ramadan selalu saja menuai banyak sekali makna. Dan seharusnya makna-makna itu harus tetap menghiasi keseharian setelah berlalunya Ramadan. Ramadan kali ini terhitung Ramadan kedua yang di rayakan pun di rasakan di tengah carut marut permasalahan dunia yakni pandemi. Hanya saja, di kehidupan normal baru pembatasan sosial tidak se ketat tahun yang lalu. Cafe ramadan dibuka di berbagai tempat dengan menaati protokol kesehatan, toko-toko perbelanjaan yang setiap hari pasti ramai, anak-anak komplek yang siap sedia keliling bangunkan sahur, jajanan-jajanan buka puasa berjejer sepanjang jalan raya, dan banyak hal yang bisa di rasakan kembali setelah setahun berpuasa dengan keramaian. Adalah sesuatu yang lagi-lagi harus kita syukuri. Bulan Ramadan adalah bulan yang paling di tunggu-tunggu umat Islam. Banyak yang berbahagia di bulan suci ini. Di kota Manado, kebahagiaan ramadan pun tersebar mungkin ke penganut agama lain yang bisa kita lihat di acara buka puasa bersama instansi pemerinta...

Curhat di Hardiknas

Jurusan psikologi yang terparkir di sebuah sekolah bermain adalah sesuatu yang lumrah walau masih sedikit canggung untuk diri yang sejak awal tak berkeinginan di dunia pendidikan.  Dengan modal "memahami" perilaku setiap manusia, memang bukan hal yang sulit sebenarnya untuk berhadapan dengan anak-anak. Dunia anak-anak sangat menyenangkan. Namun saja, dengan modal itu tak cukup untuk menjadi seorang pendidik. Ada hal-hal khusus yang harus dipelajari terlebih dahulu. Usia 4-5 tahun adalah periode perkembangan otak manusia. Pada masa itu bagian-bagian otak berkembang secara keseluruhan. Begitu pula dengan motoriknya. Menanamkan kebiasaan yang baik di ikuti dengan mencontohkannya, memberi hafalan-hafalan ringan, mengenalkan berbagai macam benda, warna, suara, gerakan juga bernyanyi riang gembira, bercerita panjang lebar dan tak lupa selalu menanggapi berbagai serangan pertanyaan ala anak-anak. Itu semua dipelajari secara otodidak dan mungkin masih jauh dari standar pendidikan ana...