Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Bertahan, Bertumbuh, Berdampak: Cerita juga Catatan tentang Dua Tahun Manado Book Party

Gambar
Dua tahun yang lalu, di sebuah kafe, saat badai menerjang kota Manado, kami bertemu. Tidak ada niat besar. Hanya sekadar ingin bertukar cerita selepas kelulusan kuliah: tentang pekerjaan pertama, cita-cita yang mulai diuji realitas, tentang cinta dan hal receh lain yang membuat kita semakin menyatu. Diantara obrolan ringan itu, salah seorang dari kami mengangkat cerita tentang satu kegiatan baca buku yang sedang viral di ibukota. Ternyata algoritma kita sama: book party.  Dari sana, diskusi perihal buku dan membaca mengalir dalam obrolan kita. Lalu, kegelisahan itu keluar satu per satu.  Kegelisahan kami sederhana: mengapa begitu sulit menemukan ruang membaca dan berdiskusi yang santai bagi anak muda? Bukan ruang yang formal dan kaku, bukan pula sebuah forum yang membuat orang segan untuk bertanya. Hanya ruang yang hangat, tempat buku bisa dibicarakan tanpa intimidasi dan perbedaan bisa diterima tanpa prasangka. Dari keresahan yang sama, tiga perempuan ini memulainya. Langkah ...

79 tahun HMI: Tetap Hijau, Bukan Karena Usia. Melainkan Kesadaran yang Terus Tumbuh.

Milad 79 adalah penanda usia yang panjang bagi sebuah organisasi mahasiswa. Namun, usia dalam dirinya sendiri tak pernah cukup menjamin relevansi. Sama halnya seperti manusia, dalam hitungan usia organisasi, tua tidak menjamin kedewasaan. Kita bisa bertahan tanpa benar-benar hidup. Karena itu "Hijau" yang kita senangi tidak seharusnya dimaknai sekadar keberlangsungan, melainkan kesadaran yang terus diperbarui. Kesadaran kolektif sebuah kelompok sangat ditentukan oleh bagaimana kita memaknai identitas dan peran sebagai kader bukan hanya sekadar simbol dan kebanggan semu tetapi sejauh mana identitas itu membentuk empati sosial dalam diri kita. Dalam teori identitas sosial, identitas kelompok membentuk cara berpikir, merasa dan bertindak seseorang. Dan HMI membentuk identitas itu pada kita. Tetap hijau berarti identitas itu tidak membeku. Ia hidup dan terus bergerak. HMI lahir dari kegelisahan sosial dan intelektual. Tapi dalam dinamika kontemporer, kita sering terjebak pada rut...