Bisakah kita memilih untuk tidak memilih?
Terlahir sebagai seorang perempuan adalah ketetapan yang tidak bisa ditinjau kembali -jika terdapat kekeliruan didalamnya- Sama halnya dengan laki-laki, perempuan pun punya hak yang sama. Dan itu sepertinya sudah tuntas kita bicarakan. Sebagai seorang manusia, sebagai seorang khalifah di muka bumi. Namun kenyataannya, perempuan selalu dipukul mundur dengan berbagai realitas. Dan realitas dominasi adalah hal yang paling sulit ditabrak oleh perempuan itu sendiri. Dominasi laki-laki. Yaaa, dunia ini didominasi oleh satu kelompok gender. Gender laki-laki. Kita dibesarkan di dunia yang punya aturan mengikuti standar laki-laki -kelompok terkuat-. Jika tidak sesuai standar, kita akan di judge sebagai manusia yang salah dan tidak taat aturan. Kaum-kaum marjinal harus tetap tabah. Beberapa perempuan diberi pilihan di antara pilihan yang semuanya disukai atau yang dia tidak suka, dan beberapa perempuan tidak diberi pilihan sama sekali. Pada akhirnya dia tidak punya ...