Lewat jendela kaca

Melihat laut dari balik jendela cafe
Yang terlihat bukan laut saja
Manusia-manusia yang sedang bercengkrama juga banyak
Ada yang duduk di batu-batu pinggir laut
Ada yang berdiri sembari mengambil gambar 
Ada juga yang sedang bertatapan mesra sambil menikmati kopi

Meneduhkan melihat laut yang tidak pernah berhenti bergerak 
Seolah dia sedang memberiku semangat 
Hidup adalah soal bergerak
Kemanapun
Harus bergerak

Dari balik jendela
Tidak mengapa tidak punya teman disamping untuk cerita
Mengamati sekitar sudah membuat diri sedikit tidak menderita
Sesekali, duduk sendiri di tengah keramaian bukan hal yang menakutkan
Sambil baca buku, atau menulis bisa jadi referensi kesendirian

Sambil minum kopi, seru!
Sederhana menjaga diri dari  kemungkinan mengutuk setiap hari
Tidak butuh apa dan siapa
Hanya melihat matahari turun perlahan pamit meninggalkan mata
Sudah menyenangkan
Kembali ceria dan gembira, sederhana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

79 tahun HMI: Tetap Hijau, Bukan Karena Usia. Melainkan Kesadaran yang Terus Tumbuh.

Bertahan, Bertumbuh, Berdampak: Cerita juga Catatan tentang Dua Tahun Manado Book Party

****