Cantik?

Perempuan sering terjebak dalam pandangan ukuran cantik yg kiliru. Sehingga sering muncul perempuan berdandan untuk lelakinya atau pasangannya.

Padahal jika mau jujur, justru perempuan mempercantik diri bukan untuk pasangannya, tpi untuk sesama perempuan.

Perempuan diberikan tantangan sedemikian hebat untuk bisa terlihat lebih cantik dari perempuan disekelilingnya, siapa yg diuntungkan yaa kapitalis dong, omset meroket, krn para perempuan korban iklan dari segala arah. Tpi itu sah sah saja.

Kecantikan adalah isu paling sexy untuk dikapitalisir.

Anyway, Cantik bukan kata benda tapi kata sifat.

Cantik memiliki relasi erat dengan "hasrat"  seksualitas. Yg membuat cantik itu bertahan yaa ketulusan dari cantik itu sendiri.❤

Komentar

Postingan populer dari blog ini

79 tahun HMI: Tetap Hijau, Bukan Karena Usia. Melainkan Kesadaran yang Terus Tumbuh.

Bertahan, Bertumbuh, Berdampak: Cerita juga Catatan tentang Dua Tahun Manado Book Party

****