Sementara untuk selamanya

Sementara pergilah kasih
Buatlah jarak agar merindu
Meski lara selalu jadi bagianmu

Sementara ucaplah salam perpisahan
Lantunkan dengan lirik tanpa lirih
Jangan buat dia menangis

Sementara larilah sekuat mungkin
Sembari lupakan hari kemarin
Meski sesak terasa di dada

Sementara bersembunyilah
Usahakan dia tak melihat fisikmu     
Siksa dia dengan kenangan yg ia kenang

Sementara lupakanlah kisah
Hibur hati yang menderita
Menarilah diatas rumput ketenangan

Sementara ...
Lalu kembali
Untuk menghilang
Selamanya ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

79 tahun HMI: Tetap Hijau, Bukan Karena Usia. Melainkan Kesadaran yang Terus Tumbuh.

Bertahan, Bertumbuh, Berdampak: Cerita juga Catatan tentang Dua Tahun Manado Book Party

****